Sabtu, 09 Februari 2013

Contoh administrasi perkantoran


Administrasi
  1. a. Administrasi adalah usaha dan kegiatan yang berkenaan dengan penyelenggaraan kebijaksanaan untuk mencapai tujuan [1]
Administrasi dalam arti sempit adalah kegiatan yang meliputi : catat-mencatat, surat-menyurat, pembukuan ringan ketik-mengetikm agenda dan sebagainya yang bersifat teknis ketatausahaan.
Administrasi dalam arti luas adalah seluruh proses kerja sama antara dua orang atau lebih dalam mencapai tujuan dengan memanfaatkan sarana prasarana tertentu secara berdaya guna dan berhasil guna
    b. DMINISTRASI/MANAJEMEN PENDIDIKAN
Dalam pembahasan ini, konsep administrasi dipandang sama dengan konsep Manajemen. Manajemen Pendidikan terdiri dari dua kata yaitu manajemen dan pendidikan, secara sederhana manajemen pendidikan dapat diartikan sebagai manajemen yang diterapkan dalam bidang pendidikan dengan spesifikasi dan ciri-ciri khas yang berkaitan dengan pendidikan. Oleh karena itu pemahaman tentang manajemen pendidikan menuntut pula pemahaman tentang manajemen secara umum. Berikut ini akan dikemukakan tentang makna manajemen.
    2. a. Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat.
    b. guru merupakan agen perubah yg kita kenal selama ini sebagai pahlawan tanpa tanda jasa. tapi terlepas dari itu apakah guru adalah agen perubah kebajikan atau agen perusak mental sudah sangat susah untuk kita ukur. hal ini menurut hemat saya dikarenakan kebanyakan guru2 masa kini sudah tidak lagi mengajar sesuai hati nurani mereka, berbeda dengan para guru angkatan tua yg betul2 mengajar karena keinginan untuk melakukan perubahan. hal ini dapat kita lihat dari berbagai macam kejadian yg ada disekitar kita. perkelahian antar pelajar hampir tiap hari dipertontonkan dilayar kaca, perilaku sex menyimpang oleh anak sekolah juga tidak kalah hebohnya. pergaulan bebas, mental bobrok para pelajar juga menjadi top news diberbagai media. nah, dari fenomena ini maka eksistensi guru hari ini perlu dipertanyakan. mengapa tidak miliaran anggaran pemerintah telah gelontorkan untuk menopang keuangan para guru2 dengan harapan agar mereka mampu mengoptimalkan pembelajaran guna bisa menciptakan anak didik yg berakhlak dan berprestasi, tapi kenyataanya jauh panggang dari api. kebobrokan kaum pelajar semakin hari semakin memprihatinkan..Nah oleh karena itu melalui FIM ini mampukah kita menjawab problema ini. jangan2 kita yg tergabung dalam FIM ini hanya sekedar beergabung saja tanpa ada tujuan yg jelas, hanya menjadikan kegiatan di FIM ini sebagai trend untuk unjuk kebolehan yg akhirnya juga tidak menghasilkan

c. Siswa adalah raja
Kalimat yang sering kita dengar adalah “Pembeli adalah Raja”. Slogan itu telah melekat di hati semua lapisan kelas masyarakat. Semua setuju, bahwa seorang konsumen harus diperlakukan selayaknya “Raja” yang dalam konteks ini konsumen akan menerima total pelayanan terbaik terhadap jasa/barang yang telah dibelinya, bahkan pada beberapa produk layanan barang/jasa juga memberikan layanan terbaik pada purna jualnya. Pada bukunya Bottom up Marketing, Al Rise dan Jack Trout menyatakan bahwa your tactic should not be customer oriented. Apabila kita berkonsentrasi pada konsumen (customer centric), kita akan melakukan beberapa pekerjaan sekaligus. Pekerjaan-pekerjaan yang dimaksud adalah menanamkan brand perusahaan pada benak target, meningkatkan image positif, memberikan pelayanan terbaik, dan pada saat yang bersamaan berupaya meningkatkan jumlah pelanggan dan merebut pelanggan baru. (Bottom-Up Marketing — New York. McGraw-Hill. 1989.)

  1. Pengertian / definisi Organisasi. Organisasi adalah sekelompok orang (dua atau lebih) yang secara formal dipersatukan dalam suatu kerjasama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.Seperti telah diuraikan sebelumnya tentang Manajemen, Pengorganisasian adalah merupakan fungsi kedua dalam Manajemen dan pengorganisasian didefinisikan sebagai proses kegiatan penyusunan struktur organisasi sesuai dengan tujuan-tujuan, sumber-sumber, dan lingkungannya. Dengan demikian hasil pengorganisasian adalah struktur organisasi.

4.
Dalam hubungannya dengan misi pendidikan, kepemimpinan dapat diartikan sebagai usaha Kepala Sekolah dalam memimpin, mempengaruhi dan memberikan bimbingan kepada para personil pendidikan sebagai bawahan agar tujuan pendidikan dan pengajaran dapat tercapai melalui serangkaian kegiatan yang telah direncanakan

5.


  1. Manajemen pendidikan adalah keseluruhan (proses) yang membuat sumber-sumber personil dan materiil sesuai yang tersedia dan efektif bagi tercapainya tujuan-tujuan bersama. Ia mengerjakan fungsi-fungsinya dengan jalan mempengaruhi perbuatan orang-orang. Proses ini meliputi perencanaan, organisasi, koordinasi, pengawasan, penyelenggaraan dan pelayanan dari segala sessuatu mengenai urusan sekolah yang langsung berhubungan dengan pendidikan seklah seperti kurikulum, guru, murid, metode-metode, alat-alat pelajaran, dan bimbingan. Juga soal-soal tentang tanah dan bangunan sekolah, perlengkapan, pembekalan, dan pembiayaan yang diperlukan penyelenggaraan pendidikan termasuk didalamnya.